top of page

Penutupan Pesta Njuah-Njuah Kabupaten Dairi Tahun 2017 Gubernur Sumut : Pesta Njuah-Njuah Harus Masu

  • Oct 1, 2017
  • 2 min read

Suranews, Sitinjo - Pesta Budaya Njuah-Njuah Kabupaten Dairi tahun 2017 yang berlangsung muai dari tanggal 25 September 2017, ditutup secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara Dr. Ir.H. Tengku Ery Nuradi, M.Si pada Sabtu (30/9/2017) di Stadion Panji Sitinjo. Penutupan pesta tersebut dihadiri oleh Bupati Dairi KRA. Johnny Sitohang Adinegoro, S.Sos, Wakil Bupati Dairi Irwansyah Pasi, SH, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Dairi, Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi Sebastianus Tinambunan, SH, M.Pd, Pimpinan OPD dan Camat se-Kabupaten Dairi serta Tokoh Masyarakat Kabupaten Dairi.

Dalam sambutannya, Bupati Dairi mengatakan pesta njuah-njuah telah dimulai mulai dari tanggal 25 September 2017 dan setiap harinya diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya manger-era, pertunjukan tarian tradisional, pagelaran kreasi tari Pakpak, kolaborasi seni music dan tari Pakpak, kirab budaya, pagelaran sendra tari legenda si cike-cike, festival fashion karnaval, festival fashion show, festival lagu Pakpak, festival permainan tradisional, festival kopi Sidikalang, pagelaran seni setiap malam, show pertunjukan artis Pakpak, paparan budaya dan tari kolosal.

“Dari berbagai kegiatan tersebut, antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk menghadiri dan mengikuti setiap kegiatan tersebut,” ujar Beliau. Beliau mengatakan tujuan utama diselenggarakannya pesta njuah-njuah adalah untuk menggali potensi daerah khususnya potensi budaya Pakpak sehingga diharapkan potensi budaya tersebut dapat dilestarikan, diayomi serta diamalkan sekaligus dapat menjadi tujuan objek wisata dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara dalam arahannya terlebih dahulu mengucapkan selamat hari jadi yang ke-70 Kabupaten Dairi, semoga Kabupaten Dairi akan semakin berkembang untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Gubernur mengatakan pesta njuah-njuah merupakan agenda rutin di Kabupaten Dairi yang pelaksanaannya menampilkan kearifan lokal serta membawa hasil-hasil alam dari berbagai wilayah di Kabupaten Dairi. “Mudah-mudahan pesta njuah-njuah ini dapat terus dilanjutkan karena perlu diketahui bahwa di Sumatera Utara kegiatan yang masuk dalam kalender event nasional kementrian pariwisata masih baru beberapa kegiatan saja,” papar Beliau.

Kegiatan tersebut dikatakan Beliau diantaranya adalah Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Ramadhan Fair serta Festival Danau Toba. Oleh karena itu, Beliau telah mengusulkan kepada kementrian pariwisata bahwa pesta njuah-njuah Kabupaten Dairi harus masuk ke dalam kalender event nasional karena Sumatera Utara yang terdiri dari beragam suku dan budaya memiliki ciri khas masing-masing sehingga jika nantinya pesta njuah-njuah telah masuk ke dalam kalender event nasional, maka kemetrian pariwisata harus dapat turut serta membantu mensosialisasikan ke seluruh dunia untuk masuk ke dalam kalender event internasional. “Dengan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak, semoga Kabupaten Dairi dapat menjadi lebih maju lagi dan Sumatera Utara yang paten,” pungkas Beliau.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Utara yang di dampingi oleh Bupati Dairi memberikan hadiah kepada para pemenang setiap perlombaan serta menyerahkan secara simbolis bantuan

bibit kopi dari Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) kepada para petani kopi sebanyak 100.000 batang.[ITM]


 
 
 

Comments


Dairi Regency, North Sumatra, Indonesia

©2017 BY SURANEWS. PROUDLY CREATED WITH WIX.COM

bottom of page